Sabtu, 22 Maret 2025

Gerimis di Atas Kertas



   Novel Gerimis di atas Kertas karya A.S. Rosyid ini mengisahkan perjalanan seorang tokoh utama yang kembali ke kampung halamannya di Lombok setelah menyelesaikan pendidikan magister. Ia mendapat pekerjaan di sebuah perusahaan konstruksi dan distribusi teknik, yang memberinya stabilitas finansial. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai merasakan kegelisahan batin. Ia merindukan kehidupan yang lebih bermakna dan mempertanyakan apakah jalan yang ia pilih benar-benar membawanya pada kebahagiaan yang sesungguhnya. 
  Dalam perjalanan, ia bertemu kembali dengan Royyan, seorang teman lama sejak masa sekolah. Pertemuan ini membangkitkan kenangan masa kecil dan nilai-nilai yang dulu mereka pegang bersama. Percakapan mereka membuatnya merenungkan makna hidup, identitas, dan kebahagiaan. Ia mulai sadar bahwa kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian materi, tetapi juga tentang perasaan nyaman dengan pilihan hidup yang dijalani.
   pelajaran yang kita apat dari novel ini adalah tentang pentingnya menemukan makna dalam perjalanan hidup. Kebahagiaan sejati tidak selalu berkaitan dengan pekerjaan atau kesuksesan akademik, tetapi juga dengan kepuasan batin dan hubungan yang terjalin dengan keluarga serta lingkungan sekitar. Selain itu, novel ini mengajarkan bahwa terkadang kembali ke akar dan menjalani hidup sederhana bisa memberikan ketenangan lebih dibandingkan mengejar kesuksesan di tempat yang jauh. Persahabatan dan nilai-nilai masa kecil juga bisa menjadi pegangan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Minggu, 16 Maret 2025

Negeri Van Oranje: Kisah Persahabatan dan Cinta di Negeri Kincir Angin


Negeri van Oranje adalah sebuah novel yang ditulis oleh Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Rizki Pandu Permana. Buku ini mengisahkan kehidupan para mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Belanda, menghadapi berbagai tantangan akademik, perbedaan budaya, serta kisah persahabatan dan romansa yang mereka alami.
    Kelima tokoh utama dalam cerita ini memiliki kepribadian yang unik. Daus adalah sosok cerdas yang sering menjadi tempat curhat teman-temannya. Banjar dikenal sebagai pribadi yang tenang dan selalu berpikir matang dalam mengambil keputusan. Lintang, satu-satunya perempuan dalam kelompok ini, adalah sosok yang mandiri dan ambisius. Wicak memiliki selera humor tinggi dan selalu bisa mencairkan suasana, sedangkan Geri adalah pribadi yang berpikiran bebas dan berjiwa petualang.
    Meskipun berbeda karakter, mereka memiliki satu tujuan yang sama yaitu menyelesaikan studi mereka di Belanda dan menghadapi segala tantangan bersama. Novel ini mengajarkan nilai-nilai penting seperti persahabatan, ketekunan, dan toleransi. Kelima sahabat ini membuktikan bahwa hubungan yang kuat bukan hanya tentang berbagi kebahagiaan, tetapi juga tentang saling mendukung di masa-masa sulit. Mereka menghadapi berbagai tantangan, seperti tekanan akademik, adaptasi budaya, dan keterbatasan finansial, tetapi mereka tidak menyerah dan terus berjuang. Negeri van Oranje bukan hanya sekadar cerita tentang kehidupan mahasiswa di luar negeri, tetapi juga kisah tentang perjuangan, impian, dan arti persahabatan sejati.

MENGENAL LEBIH DEKAT PERAN ORGANISASI KEROHANIAN DALAM PEMBINAAN MENTAL MAHASISWA

  By : Ekylia Viat, Lhydia Dahung, Andriani Putri, Maya Gumut       Dalam dinamika pendidikan kehidupan kampus yang penuh dengan lika-liku p...